Nin Djani / Penulis & Kurator di Museum MACAN

3 morning ritual essentials ?
- Melamun dalam hening selama kurang lebih 30 menit
- Membereskan tempat tidur 
- Mandi sambil mendengarkan siaran berita The Monocle Daily


3 menu sarapan favorit ?
Sejujurnya aku jarang sarapan. Sehari-hari, sarapanku seringnya berupa secangkir kopi hitam. Tapi setiap ada kesempatan, aku sangat menikmati bubur ayam (tanpa kuah dan tanpa kecap manis!), bakmi pangsit, dan pada waktu-waktu tertentu: a full English breakfast.


3 album musik yang lagi sering didengarkan ?
- Antônio Carlos Jobim – Inédito (1987)
- NewJeans – Get Up: EP (2023)
- .Feast – Membangun & Menghancurkan (2024)

Selain tiga album tadi, aku juga belakangan lagi sering mendengarkan BABON, band instrumental temanku yang terinspirasi musik tradisional Indonesia dan Timur Tengah. Lagu-lagu mereka mengingatkanku pada suasana traveling dan enak juga didengarkan saat lagi santai atau fokus bekerja.


Apa hal yang paling disukai atau ditunggu ketika momen sarapan? 
Aku cenderung menyukai pagi yang lamban, ketika kita tidak diburu-buru kegiatan dan kewajiban. Sarapan yang bisa dilakukan dengan tenang adalah kesempatan jeda yang ideal buatku. Selain itu, aku menilai diriku cukup adventurous dalam hal makanan dan jalan-jalan, jadi kalau ada kesempatan ngider di pagi hari buat mencoba tempat makan baru, wah, ini sebuah kemewahan yang tidak boleh dilewatkan!


Apa lima wishlist destinasi di Indonesia yang ingin dikunjungi untuk mencari cerita yang sesuai dengan Sabda Bumi –  kenapa?
Sabda Bumi tertarik untuk menjembatani pengetahuan tradisional —seperti mitos, ritual, dan ajaran-ajaran leluhur—dengan keilmuan modern, di mana kami meyakini bahwa keduanya bisa hidup berdampingan. Dengan budaya Indonesia yang sangat beragam tradisinya, tentunya kami tertarik untuk menjelajah ke mana saja, haha! Tapi kalau harus memilih lima, mungkin ini daerah yang belum pernah kami datangi dan sangat ingin aku kunjungi: 

- Banda Neira & Kepulauan Banda, Maluku. Banda Neira adalah satu tempat dengan sejarah budaya, sains dan politik yang paling berpengaruh tidak hanya dalam lingkup Nusantara/Indonesia tetapi juga secara global. Aku kepingin bisa napak tilas perjalanan Sutan Sjahrir, Hatta, juga Alfred Wallace di sana.

- Kawasan Ekosistem Leuser, Aceh & Sumatra Utara. Salah satu wilayah konservasi penting di dunia — secara pribadi, aku juga kepingin lihat orangutan dan harimau Sumatra di alam liar, semoga suatu hari nanti beruntung.

- Waerebo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Sedari dulu arsitektur Nusantara selalu bikin aku penasaran. Setiap tempat punya filosofinya sendiri – tetapi secara umum, yang aku perhatikan, bangunan-bangunan tradisional punya kepekaan dan penghormatan terhadap sifat-sifat tanah dan batu yang dinamis, sehingga bangunannya lebih adaptif terhadap gempa dan perubahan alam. Secara khusus, di Waerebo ini aku ingin belajar tentang cerita-cerita di balik arsitektur rumah Mbaru Niang – sekaligus mau dengar lebih lanjut tentang asal-usul moyang mereka yang konon katanya berasal dari Sumatera Barat!

- Masyarakat Bajo di Sulawesi. Dikenal sebagai gipsi laut, masyarakat Bajo hidup nomaden di perairan-perairan yang sekarang berada di Indonesia, Malaysia dan Filipina. Modernitas membentuk batas-batas negara, yang dulu tidak ada, dan tentu ini berdampak pada budaya dan identitas orang-orang Bajo. Sangat sedikit yang kita ketahui tentang laut dan aku ingin belajar dari mereka yang memang hidup di sana.

- Papua. Secara umum, yang kita pahami soal ketahanan pangan dan konservasi lingkungan di Indonesia cenderung bertumpu pada konteks Indonesia bagian Barat. Padahal, daerah Indonesia Timur punya kekayaan pangan yang luar biasa dan budaya perawatan lingkungan yang berkembang di sana juga sangat kaya. Misalnya tradisi sasi, atau marga/nama keluarga yang berfungsi untuk mengatur peran anggota komunitas dalam menjaga keseimbangan alam. 

You may also like

Back to Top